4 Faktor Penyebab Inflasi

4 Faktor Penyebab Inflasi Dalam Perekonomian di Indonesia

Penyebab inflasi bisa terjadi karena berbagai faktor. Dari segi internal negara maupun eksternal negara. Sehingga seseorang tak bisa menyalahkan sebab inflasi di suatu negara atas suatu hal. Karena sifatnya yang sangat kompleks dan menyeluruh. Tindakan-tindakan kecil yang menjadi budaya masyarakat bisa memicu timbulnya inflasi.

Negara Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari berbagai pulau dari sabang sampai merauke. Indonesia termasuk salah satu negara yang berkembang dan menuju ke arah negara maju. Banyak kemajuan yang dicapai oleh Indonesia. Salah satunya sebagai negara yang turut serta menguasai pasar dunia dalam beberapa sektor produk.

Sebagai negara berkembang yang belum mapan secara ekonomi dan politik, negara Indonesia beberapa kali mengalami krisis ekonomi dan moneter yang berdampak pada kehidupan masyarakat dan negara. Semua penyebab itu akibat terdampak oleh laju inflasi. Laju inflasi menggerogoti pertumbuhan ekonomi masyarakat dan negara. Berdasarkan survei dan riset, setiap tahun negara Indonesia mengalami inflasi yang berfluktuasi. Namun selama ini tingkat dan laju inflasi dapat dikontrol dengan baik.

Negara Indonesia mempunyai sumber daya alam dan manusia yang besar. Sehingga untuk terbebas dari inflasi peluangnya sangat besar. Berbagai negara menjadikan Indonesia sebagai tempat pemasaran produk-produk buatannya seperti produk otomotif, elektronik, dan produk lain sebagainya. Hal ini berdasarkan bukti bahwa pangsa pasar di Indonesia sangat besar dengan jumlah penduduk yang sangat banyak dan termasuk negara keempat di dunia dengan tingkat kepadatan jumlah penduduk.

Namun dengan jumlah penduduk yang terbanyak keempat di dunia tidak serta merta penjualan barang atau produk di Indonesia laris manis. Hal tersebut mengingat daya beli masyarakat Indonesia sangat bervariasi. Beberapa penjualan barang mengalami kelesuan dan terkadang mengalami peningkatan berdasarkan faktor tingkat ekonomi dan daya beli.

Berdasarkan fakta saat ini, ekonomi masyarakat sedang terpuruk di tengah wabah covid19. Perekonomian negara dan masyarakat mengalami ketidak stabilan dan ketidak pastian. Lini-lini usaha dan bisnis mengalami kelesuan penjualan hingga banyak yang menderita kebangkrutan dan seiring itu inflasi terus merangkak ke angka tertinggi.

Berbagai negara menghindari semaksimal mungkin agar negaranya terhindari dari inflasi. Begitu juga dengan Indonesia. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menghindari inflasi. Karena dampaknya yang sangat merugikan ekonomi negara dan masyarakat luas. Telah banyak negara-negara di dunia yang mengalami inflasi dan akhirnya terjun ke dalam masa resesi dan kebangkrutan.

Dampak inflasi bukan hanya dari segi ekonomi yang carut marut. Namun akan timbul juga dampak kriminalitas yang semakin tinggi. Berbagai tindakan kejahatan dan pencurian semakin tinggi karena daya beli masyarakat yang sangat rendah untuk membeli barang kebutuhan sehari-hari. Mereka sudah tak mampu membeli lagi barang sembako dan barang konsumen yang semakin mahal.

Arti dan Cara Mengatasi Inflasi

Penyebab Inflasi - Arti dan Cara Mengatasinya

Salah seorang pakar ekonomi bernama Winardi mengatakan inflasi adalah sebuah masa di tengah masyarakat yang mana tingkat beli masyarakat sangat menurun tajam. Dari biasanya mereka membeli bawang merah sebesar satu kilogram menjadi hanya membeli setengah kilogram dengan nilai uang yang sama. Kondisi inflasi dapat diciptakan dari berbagai hal. Salah satunya tingkat uang yang beredar di deposito lebih besar ketimbang banyak uang dan produk serta jasa yang beredar di tengah masyarakat.

Cara mengatasi inflasi di suatu negara akan berbeda-beda sesuai dengan kebijakan negara masing-masing serta juga harus dilihat pita merah dari penyebab inflasi itu apa. Kebijakan yang selama ini mereka lakukan adalah menghindari inflasi sebisa mungkin. Karena dampak inflasi yang ringan akan berakibat pada dampak inflasi yang berat. Tingkat inflasi yang sedang jangan pernah dianggap remeh karena bisa mengalami peningkatan yang kelak sangat sulit dihentikan lagi lajunya.

Krisis ekonomi yang melanda negara-negara di dunia beberapa tahun kebelakang sampai tahun sekarang salah satu penyumbang terbesarnya dikarenakan laju inflasi yang tak terkendali. Dari tingkat inflasi yang rendah, sedang sampai tingkat inflasi yang berat. Tingkat inflasi akan sangat mudah diatasi selama inflasi ini masih level rendah. Dan ketika level berat inflasi akan sulit diatasi lagi. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat harus serius dalam mengatasi laju inflasi di tengah masyarakat.

4 Faktor Penyebab Inflasi Dalam Perekonomian di Indonesia

4 Faktor Penyebab Inflasi

Untuk mengatasi inflasi, seseorang harus mengetahui penyebab inflasi. Berikut ini beberapa penyebab inflasi yang membuat kenaikan harga-harga barang dan menurunnya nilai uang, antara lain:

  1. Penyebab Inflasi Karena Permintaan Lebih Besar dari Persediaan

Salah satu faktor penyebab inflasi adalah tingkat permintaan dari masyarakat sangat tinggi. Sedangkan persediaan barang terbatas. Yang membuat para pedagang dan pengusaha menaikkan harga barang tersebut dan terjadilah inflasi.

  1. Penyebab Inflasi Karena Ulah Pengusaha Nakal

Penyebab Inflasi karena Pengusaha Nakal

Penyebab inflasi juga dapat karena ulah pengusaha nakal yang ingin meraup keuntungan besar ditengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit.

  1. Penyebab Inflasi Karena Banyaknya Uang Beredar di Tengah Masyarakat

Penyebab inflasi pun dapat terjadi disebabkan banyaknya uang yang beredar di masyarakat secara berlebihan. Hal tersebut berpatokan pada hukum pasar bahwa semakin banyak uang yang beredar di masyarakat maka harga barang akan cenderung mengalami kenaikan.

Salah satu negara di dunia yang mengalami inflasi karena bertambahnya uang yang beredar di tengah masyarakat adalah negara Venezuela. Negara ini terus memproduksi uang dalam jumlah besar yang berakibat harga barang semakin naik dan nilai mata uangnya semakin kecil dan tak berharga sama sekali.

  1. Penyebab Inflasi Karena Meningkatnya Biaya Produksi

Penyebab Inflasi Karena Tingginya Biaya Produksi

Penyebab inflasi berikutnya adalah meningkatnya biaya produksi atas suatu barang dan jasa. Sehingga produsen menaikkan harga barang. Contoh yang paling real adalah ketika pemerintah Indonesia menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) yang membuat pengusaha menaikkan harga barang-barang produksinya karena biaya distribusi yang semakin mahal dan untuk menutupi biaya ongkos produksi dan distribusi. Inflasi karena kenaikan biaya produksi menjadi hal lumrah terjadi di setiap negara.

Itulah penyebab inflasi di suatu negara. Penyebab yang lainnya sebagai tambahan. Misalkan inflasi karena struktural ekonomi yang kaku, ataupun inflasi campuran.

Contoh Bukti Inflasi

Contoh yang paling nyata dari inflasi adalah harga es. Dulu harga es sebesar Rp 500 per buah. Namun sekarang ini harga es sebesar Rp 1000. Tidak ada lagi harga es konsumsi sebesar Rp 500. Hal tersebut menunjukkan adanya inflasi di Indonesia sebesar seratus persen.

Dengan mengetahui adanya inflasi di tanah air, membuat masyarakat harus semakin cerdas. Mereka tidak bisa lagi hanya menyimpan uang di bank dalam bentuk tabungan biasa. Karena nilai uang akan terus menyusut sangat tajam. Uang yang mereka simpan kelak tak mempunyai nilai uang berarti.

Salah satu cara mengatasi kehilangan nilai uang akibat laju inflasi adalah dengan cara berinvestasi. Misalkan investasi dalam sektor emas, properti, saham, deposito dan lainnya yang memberikan keuntungan lebih besar dari tingkat laju inflasi.

Semua orang kaya juga memperhatikan tingkat inflasi pada suatu negara. Mereka tidak mau menjadi korban dari gejolak inflasi. Hingga kebanyakan mereka tidak sekedar menyimpan uang di bank. Namun mereka memilih investasi dalam sektor bisnis atau saham yang keuntungannya dua kali lipat melebihi tingkat laju inflasi yang terus bergerak setiap tahunnya.

Demikianlah penjelasan singkat penyebab inflasi, contoh dan dampaknya bagi masyarakat luas. Dengan terjadinya inflasi maka akan membuat banyak kerugian bagi masyarakat luas, baik itu mereka yang berprofesi sebagai pedagang, pengusaha, karyawan, ibu rumah tangga, pelajar dan lain sebagainya. Semoga negara Indonesia dapat terbebas dari inflasi yang menyengsarakan bangsa dan negara Indonesia. Aamiin.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 777

No votes so far! Be the first to rate this post.

Scroll to Top