3 Cara Investasi Tanah Termudah Yang Menguntungkan

Investasi tanah adalah satu jenis investasi yang paling populer di negeri ini. Cara begitu mudah. Kamu tinggal membeli tanah di lokasi strategis. Kemudian menyewakannya atau menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi dari harga beli. Investasi ini merupakan bagian dari investasi properti yang sangat menguntungkan dan menjanjikan.

Orang yang memiliki banyak tanah dan rumah diidentikkan dengan orang kaya raya. Pada jaman dulu sudah berlangsung sistim jual beli tanah. Namun jaman dulu, harga tanah tidak semahal sekarang. Hal tersebut dikarenakan laju inflasi yang membuat harga tanah terus merangkak naik. Harga tanah sekarang ini di beberapa kota besar mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Terutama di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan dan kota besar yang lainnya.

Keuntungan Investasi Tanah

Keuntungan Investasi Tanah

Untuk kamu yang berminat untuk investasi tanah maka kamu sudah berada di jalur yang tepat untuk kaya raya. Karena ada sejumlah kelebihan dari investasi tanah. Tanpa panjang lebar, berikut ini beberapa keuntungan investasi tanah, antara lain:

1. Tabungan di Masa Depan

Investasi Tanah - Tabungan di Masa Depan

Pada jaman dulu, orang-orang tua kita umumnya memiliki tanah yang luas, dan sawah yang banyak. Mereka menganggap memiliki sawah dan tanah yang luas sebagai investasi yang kelak bisa dijual lagi dengan harga lebih tinggi. Inilah yang disebut keuntungan bisnis tanah dari capital gain. Selain tanah itu bisa dipergunakan untuk bercocok tanam.

Orang yang memiliki banyak tanah di desa selalu diidentikan dengan orang kaya. Dan memang hanya orang yang kaya yang bisa memiliki tanah. Tanah tersebut umumnya dipelihara dan dimanfaatkan untuk bercocok tanam atau disewakan kepada orang lain yang membutuhkannya. Misalkan di desa penulis, seseorang yang menyewakan tanah bisa mendapatkan uang sebesar Rp 4 juta per tahun.

2. Untuk Semua Kalangan

Investasi Tanah untuk Semua Kalangan

Investasi tanah bisa dilakukan oleh semua kalangan. Tua atau muda, anak remaja, mahasiswa, karyawan, ibu rumah tangga, petani, pengangguran, pedagang, PNS, pengusaha, buruh, dan semua orang pokoknya dapat berinvestasi tanah. Investasi ini merupakan investasi yang paling mudah dan menguntungkan.

3. Harga Cenderung Mengalami Kenaikan

Investasi Tanah - Harga Cenderung Naik

Sejak kamu membeli tanah maka sejak itulah keuntungan kamu dapatkan dari investasi tanah. Hal tersebut mengingat harga tanah tak pernah mengalami penurunan. Harga tanah setiap hari terus mengalami kenaikan secara perlahan-lahan tergantung tingkat penawaran dan laju inflasi.

4. Investasi Jangka Panjang

Investasi Tanah - Jangka Panjang

Investasi tanah termasuk investasi jangka panjang. Kamu bisa mendapatkan keuntungan maksimal dari investasi properti ini setelah memakan waktu bertahun-tahun. Ini berlaku untuk investor murni. Namun jika kamu memilih untuk menjadi pedagang atau pebisnis properti bisa mendapatkan laba dalam waktu cepat dengan menjualnya kembali hari itu juga.

5. Selalu Terjual

Investasi Tanah - Selalu Terjual

Pembangunan saat ini sangat marak di sejumlah daerah baik itu di perkotaan maupun pedesaan. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia yang menyebar di kota atau desa membuat kebutuhan masyarakat terhadap tanah sangat tinggi. Tanah yang akan diperuntukkan bagi tempat tinggal maupun tempat usaha.

Jika kamu memilih berprofesi sebagai investor tanah maka sangat bagus. Kamu berkesempatan menjadi sukses dan kaya. Karena yang namanya investasi tanah tak mengenal dengan istilah rugi atau tak laku-laku. Setiap orang membutuhkan tanah sebagai lahan tempat tinggal atau tempat berpijak pada bumi. Dan harga tanah terus mengalami kenaikan yang pesat.

Kelemahan Investasi Tanah

Kelemahan Investasi Tanah

Setelah membahas beberapa kelebihan investasi tanah maka berikutnya akan dibahas beberapa kelemahan dan kerugian investasi tanah. Berikut ini kerugian investasi tanah, antara lain:

1. Likuiditas Tidak Cepat (Kurang Baik)

Investasi Tanah - Likuiditas Tidak Cepat

Investasi tanah memang selalu terjual, namun tidak seperti investasi saham atau investasi emas yang mudah dicairkan menjadi uang tunai pada hari itu juga. Investasi tanah baru bisa dijadikan uang tunai umumnya setelah melewati beberapa bulan atau tahun. Karena yang dijual adalah lokasi tanah yang memiliki harga jual yang lumayan mahal. Tidak sembarangan orang membeli tanah kecuali mereka cocok membelinya sesuai lokasi dan harga.

2. Resiko Kerugian Cukup Besar

Investasi Tanah - Kerugian Cukup Besar

Investasi tanah bisa pula mengalami penurunan harga. Walaupun hal itu jarang tapi bisa saja terjadi. Misalkan tanah terkena bencana longsor dan banjir yang tentu saja harganya menjadi lebih murah. Karena sangat jarang orang yang mau membeli tanah di daerah itu. Kalau dibangun rumah atau usaha pastinya akan sangat merugikan.

3. Menghadapi Mafia Tanah

Investasi Tanah - Mafia Tanah

Sumber: Detik.com

Walaupun ini jarang terjadi tapi ada beberapa kasus investor tanah yang mengalaminya. Sejumlah orang mengakui bawah tanah itu miliknya dengan pembuatan sertifikat tanah yang palsu.

4. Pajak Tanah Tahunan

Investasi Tanah - Pajak Tanah

Selain itu, kerugian investasi tanah adanya kewajiban untuk membayar pajak tanah tahunan yang besarannya tergantung lokasi dan golongan tanah. Letak tanah yang berada di pinggir jalan umumnya memiliki pajak tanah yang lebih mahal. Biaya pajak tanah tahunan bisa mencapai lebih dari Rp 600 ribu per tahun tergantung lokasi dan luas tanah.

Mengingat adanya beban pajak tahunan dari sebidang tanah maka seorang pemilik atau investor tanah sangat tidak dianjurkan membiarkan tanah kosong. Mereka bisa membuat tanah kosong menjadi tanah yang memiliki kegunaan. Misalkan tanah dipergunakan untuk menanam buah-buahan dan sayuran yang menghasilkan uang. Kemudian tanah bisa dijadikan tempat parkir untuk mendapatkan uang tambahan. Atau tanah bisa disewakan kepada orang yang membutuhkannya. Contohnya kepada pemilik bisnis atau usaha dalam memasarkan produknya. 

Cara Investasi Tanah Termudah Yang Menguntungkan

Cara Investasi Tanah Termudah

Untuk menjadi seorang investor tanah yang menguntungkan, ada beberapa pertimbangan sebelum membeli tanah. Berikut ini cara investasi tanah kebun, tanah kavling, tanah kosong maupun tanah sawah yang menguntungkan, antara lain :

1. Disertai Surat-surat Kepemilikan Tanah yang Sah

Investasi Tanah - Legalitas Tanah Resmi

Tanah harus mempunyai legalitas yang sangat komplit supaya kamu dapat tenang investasi tanah tanpa adanya gugatan dari pihak lain. Jangan sampai kamu membeli tanah yang sedang dalam persengketaan. Apalagi tanah tanpa legalitas yang lengkap

2. Memiliki Lokasi yang Strategis

Investasi Tanah - Lokasi Strategis

Lokasi sangat penting untuk memaksimalkan keuntungan bisnis dari investasi tanah. Semakin strategis lokasi tanah maka akan semakin besar laba yang akan kamu peroleh setiap harinya. Tanah tersebut kelak bisa disewakan dengan harga tinggi atau dijual dengan harga yang lebih tinggi dari harga beli.

Untuk menjadi pedagang, investor tanah atau pengusaha tanah yang sukses caranya sangat gampang. Kamu bisa melihat di daerah kamu mengenai orang yang mau menjual tanah. Atau kamu bisa melihat iklan-iklan orang yang menjual tanah di surat kabar atau media sosial. Setelah kamu melihat ada tanah yang dijual di daerah tertentu dengan harga murah maka kamu bisa mendatangi langsung lokasi tanah tersebut.

3. Mengetahui Pasaran Harga Tanah

Investasi Tanah - Mengetahui Harga Pasaran Tanah

Coba perhatikan berapa harga tanah di daerah tersebut secara pasaran. Lihatlah lokasinya strategis atau tidak. Ada beberapa orang yang memilih menjual tanah dengan harga murah karena keperluan terhadap uang yang sangat mendesak. Mereka umumnya adalah orang yang membutuhkan uang dalam jumlah besar untuk biaya pengobatan atau mereka yang mau pindah rumah ke daerah lain. Kamu bisa menawarkan harga tanah lebih rendah dari harga pasaran untuk mendapatkan keuntungan. Setelah kamu membeli tanah tersebut maka kamu bisa menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi untuk mendapatkan keuntungan secara cepat. Adapun media promosi penjualan tanah bisa melalui website, blog, media sosial, surat kabar atau pamflet.

0 / 5. 0