4 Tips Investasi Jangka Pendek Pemula Agar Untung Besar

Investasi jangka pendek merupakan investasi yang relatif sangat kecil resiko kerugian. Para investor berbeda-beda dalam menerapkan pola investasi. Ada yang menerapkan investasi sistem jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Semua sistem jangka itu mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Bagaimana kamu mau menggunakan sistem rentang jangka waktu yang mana?

Setiap investasi memiliki resiko masing-masing. Ada investasi yang mempunyai resiko tinggi, sedang dan kecil. Yang namanya resiko sudah pasti diiringi dengan resiko yang melekatnya. Lalu bagaimana menghadapi resiko tersebut? Dengan cara mengelola resiko itu. Kalau kamu menganggap sanggup menangani resiko tersebut, silahkan untuk berinvestasi.

Salah satu patokan dalam dunia investasi adalah investasi yang memberikan keuntungan tinggi maka semakin tinggi resiko kerugian maka semakin besar keuntungan. Begitupula investasi yang memberikan resiko kerugian rendah maka kecil pula keuntungan yang bisa didapatkan. Contohnya investasi saham yang dikenal investasi jangka pendek mempunyai resiko kerugian tinggi tapi mampu memberikan keuntungan tinggi pula.

Kemudian yang paling banyak dicari orang adalah investasi jangka pendek tapi memberikan keuntungan yang sangat besar. Adakah itu? Kemudian investasi jangka pendek dengan resiko kerugian sangat kecil adakah itu?

Mengenal Investasi Jangka Pendek

Mengenal Investasi Jangka Pendek

Sumber: creditdonkey.com

Apa itu investasi jangka pendek? Investasi jangka pendek adalah investasi yang dijalankan dalam rentang yang sebentar. Tujuan investasi dalam jangka waktu yang sangat pendek. Misalkan investasi yang berlangsung dalam waktu satu tahun dan kurang dari satu tahun.

Tingkat resiko kerugian sangat rendah dari investasi jangka pendek. Ditambah lagi dengan keuntungan berjalan konsisten walaupun terbilang recehan atau sangat kecil. Sehingga kamu bisa mencoba jenis investasi ini untuk meningkatkan kekayaan. Contoh investasi jangka pendek adalah Obligasi atau Saving Bonds Ritel (SBR), reksadana pasar uang, dan deposito.

Macam-Macam Investasi Jangka Pendek

Macam-macam Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek termasuk salah satu jenis investasi yang paling digemari oleh masyatarakat Indonesia. Untuk detailnya, berikut ini jenis-jenis investasi jangka pendek, antara lain:

1. Deposito

Investasi Jangka Pendek Deposito

Setiap bank di Indonesia umumnya sudah menyediakan layanan investasi ini. Baik itu bank syariah, bank konvensional, bank swasta, bank pemerintah, koperasi, BPR, BPRS, dan jenis perbankan lain sebagainya. Lalu apa itu deposito? Suatu penanaman uang yang diserahkan kepada pihak bank untuk dikelola secara produktif dalam jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan. Keuntungan dari investasi ini bisa berupa bagi hasil jika disimpan di bank syariah. Sedangkan jika kamu melakukan investasi modal besar ini di bank konvensional maka akan mendapatkan bunga.

Investasi modal kecil ini sama seperti tabungan. Uang yang terkumpul disimpan di dalam bank. Yang menjadi perbedaannya adalah jenis investasi ini tidak bisa diambil sewaktu-waktu. Namun ia mempunyai masa waktu pengambilan dalam jangka watu satu bulan, tiga bulan, 6 bulan, 1 tahun, 2 tahun sampai 3 tahun. Yang membedakan lainnya, apabila bunga tabungan dikisaran nol koma nol persen per tahun, untuk bunga investasi ini sekitar enam persen pertahun.

2. Reksadana Pasar Uang

Investasi Jangka Pendek Reksadana

Investasi lain yang termasuk investasi jangka pendek adalah reksadana pasar uang. Pengertian investasi ini adalah suatu pengumpulan uang dari publik yang bersama-sama dikelola oleh manajer investasi. Dana tersebut disalurkan kepada sektor-sektor usaha produktif dan menguntungkan. Sehingga dari uang yang terkumpul itu akan memperoleh penghasilan keuntungan.

Investasi ini biasanya berlangsung dalam waktu satu tahun. Adapun bunga dari investasi ini lebih besar ketimbang tingkat laju inflasi yang terus dialami oleh negara Indonesia setiap tahunnya. Sehingga sangat bijak jika kamu memilih investasi yang resiko kerugian sangat kecil ini ketimbang menabung uang di bank yang bisa tergerus inflasi.

3. Obligasi Negara Ritel / Saving Bonds Ritel

Investasi Jangka Pendek Obligasi

Bagi kalangan investor pastinya mengenal dengan investasi ini. Obligasi Negara Ritel sering disingkat ORI menjadi salah satu jenis investasi jangka pendek yang menguntungkan dan sangat populer di tanah air. Investasi yang disebut surat utang negara ini diterbitkan oleh pemerintah untuk membiayai semua pembangunan infrastruktur yang berlangsung di Indonesia.

Kelebihan investasi modal kecil ini adalah adanya jaminan dari pemerintah sehingga tingkat resiko kerugian sangat kecil. Kamu bisa memulai investasi ini dengan modal awal minimal Rp 3 juta dalam jangka waktu tiga tahun.

Pernyataan lain menjelaskan bahwa Saving Bonds Ritel (SBR) adalah investasi dalam bentuk surat utang negara yang diterbitkan oleh negara. Negara sedang membutuhkan uang dalam jumlah sangat besar untuk membiayai semua pembangunan. Salah satu cara yang ditempuh untuk mendapatkan pembiayaan tersebut dengan menerbitkan Saving Bonds Ritel (SBR) yang dijual ke publik sebagai sarana investasi.

Surat utang negara ini berarti negara meminjam uang kepada investor. Dan dalam waktu dua tahun, pinjaman tersebut akan dikembalikan oleh negara kepada masyarakat beserta return dikisaran 7 persen pertahun. Bagi pemula sangat dianjurkan untuk mengambil investasi ini sebab tingkat resiko kerugian sangat kecil. Yang menjadi penjamin adalah pemerintah.

4. Peer to Peer Lending

Investasi Jangka Pendek Peer to Peer Lending

Minat bangsa Indonesia terhadap investasi peer to peer lending sangat besar. Hal ini bisa dilihat dari trend grafik yang mengalami peningkatan. Investasi jangka pendek ini memberikan return yang lumayan tinggi dalam jangka waktu pendek dikisaran beberapa bulan. Bagi kamu yang berminat mengambil investasi ini mesti melaksanakan kegiatan riset yang mendalam. Mengingat investasi ini memiliki tingkat resiko kerugian sangat tinggi.

5. Saham

Investasi Jangka Pendek Saham

Bermain saham adalah salah satu investasi jangka pendek yang sangat menjanjikan untung tinggi dengan resiko kerugian sangat besar. Keuntungan dalam waktu singkat diperoleh dari capital gain yakni selisih harga jual dari harga beli.

4 Tips Investasi Jangka Pendek Pemula Agar Untung Besar

4 Tips Investasi Jangka Pendek Pemula

Investasi jangka pendek memerlukan riset yang mendalam supaya hasil investasi bisa maksimal. Untuk lebih sukses dan meningkatkan laba dari investasi jangka pendek dibutuhkan strategi yang tepat. Berikut ini tips investasi jangka pendek agar untung maksimal, antara lain :

1. Memilih Investasi yang Paling Kamu Kenal

Investasi Jangka Pendek yang Dipahami

Sangat dianjurkan bagi kamu untuk memilih investasi jangka pendek yang sudah kamu kenal. Hal tersebut untuk memaksimalkan keuntungan dan menghindari dari resiko kerugian. Apalagi kamu yang masih dalam tahap sebagai investor pemula. Kalau kamu ingin mengambil investasi jangka pendek yang lain atau masih sangat asing maka kamu harus mempelajari dulu lebih dalam.

2. Modal Kecil

Investasi Jangka Pendek dengan Modal Kecil

Investasi jangka pendek banyak yang bisa dimulai dengan modal kecil. Dengan mengambil investasi modal kecil berarti kamu bisa menghindari diri dari kerugian lebih besar. Misalkan investasi dalam saham atau reksadana yang dapat dimulai dengan dana Rp 100 ribu.

3. Memilih Investasi yang Memberikan Profit Lebih Besar

Investasi Jangka Pendek yang Memberikan Profit Besar

Setiap investasi memiliki besaran profit masing-masing. Tak ada salahnya kamu mengambil investasi yang memberikan profit yang lebih besar. Karena tujuan investasi adalah keuntungan dan keuntungan.

4. Diversifikasi Investasi

Investasi Jangka Pendek Diversifikasi

Kata-kata bijak ini tak lekang dimakan oleh waktu. Dalam dunia investasi tak boleh menyimpan telur dalam satu tempat yang sama. Kamu mesti mengambil investasi jangka pendek sekaligus investasi jangka panjang. Supaya pada saat investasi jangka pendek tidak mendapatkan profit seperti yang diharapkan, kamu bisa mendapatkan return dari investasi jangka panjang.

Demikianlah penjelasan jenis-jenis investasi jangka pendek beserta tips suksesnya yang mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca sekalian.

5 / 5. 957

Baca Juga  Membahas Bunga Deposito dan Cara Buka Deposito 2021