Dirilisnya Layanan 5G Lebih Berpengaruh Ketimbang Pengangkatan Abdee

BitUniverse.net – Pengangkatan Abdi Negara yang akrab disapa Abdee Slank menjadi komisaris perusahaan pelat merah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menuai pro dan kontra oleh beberapa pihak. Namun, Head of Investment PT Reswara Gian Investa Kiswoyo Adi Joe mengungkapkan, bergabungnya Abdee Slank ke tubuh manajemen perseroan tidak mempengaruhi harga saham Telkom.

Meskipun pada akhir pekan anjlok lebih dari 3 persen karena profit taking, namun saat ini sudah kembali naik 2,45 persen ke level Rp 3.350 per lembar saham. “Kalau pergerakan harian ini sebenarnya bukan perkara yang berarti. Kalau secara long term (jangka panjang) masih naik karena profit tinggi. Banyak sentimen positif untuk Telkom sebenarnya,” ujarnya saat dihubungi oleh BitUniverse.net, Senin (31/5).

Kiswoyo menjelaskan, hal itu dikarenakan peran komisaris tidak berpengaruh besar terhadap kinerja perusahaan. Karena komisaris bukanlah orang yang mengambil keputusan arah bisnis perusahaan.

“Nggak ada pengaruhnya. Komisaris itu kan bukan pelaksana perusahaan, yang melaksanakan itu kan direksi dan di bawah direksi,” tuturnya.

Kiswoyo menuturkan, prospek kinerja Telkom sejauh ini sangat bagus. Apalagi saat ini Telkom sudah meluncurkan jaringan 5G. Sehingga para investor akan terus mengambil keputusan pembelian saham.

“Bahkan (saat ini pergerakan saham) sedang menuju 3.500 hingga level 4.000 tapi kan pasti ada naik dan turun,” imbuhnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri

0 / 5. 0