Dampak Inflasi dan Penyebabnya di Indonesia 2021

Dampak inflasi bisa menyebar kemana-mana termasuk mempengaruhi ke hidup kamu. Istilah inflasi yang tidak terkontrol  menjadi hal yang menakutkan bagi masyarakat. Negara Indonesia pernah menderita kondisi inflasi yang sangat berat. Harga-harga melambung tinggi dan nilai rupiah jatuh ke titik terendah. Orang-orang miskin bertambah banyak secara drastis. Itulah sejarah kelam republik Indonesia.

Mata pokok pembahasan tentang inflasi sudah diajarkan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial maupun Ekonomi di SMP maupun SMA. Sehingga bagi mereka yang sudah pernah mengenyam pendidikan formal pastinya sudah pernah mendengar istilah ini yang berkaitan dengan ekonomi.

Pengertian Inflasi

Dampak Inflasi - Pengertian Inflasi

Para pakar dan ahli ekonomi sudah sepakat mengenai arti inflasi. Inflasi adalah suatu menurunnya nilai mata uang secara cepat disebabkan banyak sekali uang yang beredar di masyarakat yang mengakibatkan harga-harga barang melambung tinggi. Salah satu negara yang pernah mengalami inflasi di jaman modern saat ini adalah negara Venezuela.

Contoh  inflasi dalam kehidupan sehari-hari sangat banyak. Dan tak terasa hidup kamu juga sudah dipengaruhi. Lihatlah barang-barang di sekitar kamu. Coba cek harganya sekarang. Pastinya harga sekarang berbeda  dengan harga saat kamu beli. Harga sekarang cenderung lebih mahal. Itulah yang dinamakan inflasi yaitu kenaikan harga barang secara terus menerus dalam jangka panjang.

Misalkan gaji kamu setiap bulan sebesar satu juta rupiah sudah mencukupi kebutuhan rumahtangga. Namun kini gaji satu juta rupiah tidak mencukupi lagi memenuhi kebutuhan rumah tangga. Disebabkan harga barang-barang konsumsi dan pokok mengalami kenaikan. Seperti telur, beras, sayur-sayuran, jajanan anak, dan lain sebagainya.

Inflasi selain berkaitan dengan kenaikan harga barang juga berkaitan dengan menyusutnya nilai uang. Pada bulan lalu, harga sebungkus roti sebesar Rp 1000. Akan tetapi, di bulan sekarang harga sebungkus roti sebesar Rp 2000. Semua produsen roti sepakat mematok harga roti baru tersebut. Itu juga berarti penyusutan nilai uang. Kamu tidak bisa membeli lagi roti dengan harga seribu. Tapi kamu harus menambah uang dengan harga Rp 2000. Itu disebut dengan dampak inflasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan definisi inflasi sebagai suatu kondisi peningkatan harga-harga barang konsumsi dan kebutuhan pokok yang tak terkendali dan seiring itu semakin merosotnya nilai uang.  Dengan demikian, penghasilan yang selama ini orang peroleh tidak dapat mencukupi lagi untuk memenuhi kebutuhan dirinya.

Dampak Inflasi

Dampak Inflasi

Dampak inflasi sangat menyengsarakan rakyat. Bagaimana tidak? Harga-harga barang kebutuhan pokok mengalami peningkatan yang tajam. Yang membuat rakyat tidak bisa membeli barang-barang tersebut dengan penghasilan yang mereka selama ini. Daya beli semakin turun dan harga semakin terus meningkat pesat.

Kemudian yang menjadi pertanyaan, “Kenapa harga barang konsumsi menjadi naik?” Hal tersebut karena permintaan terhadap barang itu dari masyarakat sangat tinggi. Di sinilah pentingnya kemandirian ekonomi suatu individu dan bangsa. Dan yang tak kalah penting, pentingnya tumbuh pengusaha-pengusaha baru.

Dari adanya inflasi itu sebenarnya menimbulkan suatu peluang usaha yakni usaha berjualan barang-barang yang mengalami kenaikan harga. Usaha berjualan barang tersebut maupun usaha sebagai produsen barang tersebut.

Inflasi juga bisa disebabkan oleh permainan para mafia perdagangan atau politik. Mereka ingin menghancurkan suatu negara dengan produk yang mereka kurangi atau monopoli maupun timbun. Pokoknya, dampak inflasi sangat merugikan masyarakat. Tidak ada namanya dampak inflasi dapat menyejahterakan masyarakat. Oleh sebab itu, saat ini sekarang setiap individu harus belajar mandiri secara ekonomi dan mulai berpikir sebagai pelaku utama ekonomi sebagai produsen untuk mengantisipasi dampak inflasi yang menggerogoti ekonomi negara dan masyarakat Indonesia.

Contoh Inflasi di Indonesia

Dampak Inflasi - Contoh

Contoh inflasi di Indonesia sangat terasa pada waktu masyarakat Indonesia memasuki bulan Ramadhan. Saat itu harga-harga kebutuhan pokok dan harga pakaian muslim dan muslimah mengalami kenaikan hampir seratus persen. Stok pakaian, makanan dan minuman cepat habis. Para pembeli dan pedagang menganggap itu sebagai suatu kewajaran karena berkaitan dengan permintaan yang tinggi terhadap suatu barang.

Namun sesudah bulan Ramadhan berakhir maka harga-harga barang kebutuhan pokok manusia mengalami penurunan. Akan tetapi ada sebagian yang tidak mengalami penurunan. Itu merupakan suatu bukti contoh nyata dari suatu inflasi yang sudah dianggap biasa. Peran dari pengusaha dan usaha kecil dan menengah sangat penting supaya harga produk tak dimonopoli dan perdagangan barang berlangsung sehat di masyarakat.

Hal yang membuat inflasi dan dampak inflasi sangat terasa oleh bangsa Indonesia adalah budaya bangsa yang lebih memilih bersikap hidup sebagai konsumen. Konsumerisme merajalela. Bangsa Indonesia dikenal bangsa konsumen ketimbang produsen. Yang mengakibatkan ekonomi masyarakat Indonesia sangat rapuh ketika terjadi inflasi. Dan saat ini inflasi terus berlangsung di tanah air disebabkan budaya konsumerisme yang merajalela.

Inflasi juga terjadi pada tahun baru. Menjelang pergantian tahun baru sejumlah barang mengalami peningkatan harga secara cepat. Misalkan harga telur, harga daging ayam, harga ikan dan lain sebagainya. Hal itu juga tak terlepas dari permintaan pasar yang sangat tinggi terhadap barang-barang kebutuhan pokok untuk merayakan hari tahun baru. Sebagian pedagang memanfaatkan momen tersebut  untuk menaikkan harga barang.

Dampak inflasi pada bulan Ramadhan dan tahun baru akan menyengsarakan rakyat terutama rakyat kecil dengan penghasilan tetap. Mereka menjadi sangat lemah secara ekonomi di tengah penghasilan yang pas-pasan. Seluruh masyarakat Indonesia menjadi semakin turun daya belinya secara mendadak dengan meningkatnya harga barang-barang kebutuhan pokok dan sekunder.

Penyebab Inflasi

Dampak Inflasi - Penyebab

Yang menjadi penyebab timbulnya inflasi adalah permintaan barang yang sangat tinggi sedangkan stok terbatas yang membuat barang langka dan melambung tinggi. Di sinilah peran seorang pengusaha untuk menghasilkan barang yang dibutuhkan masyarakat itu dan menyediakan kepada masyarakat dengan harga yang lebih murah. Hal tersebut akan menekan harga yang tinggi menjadi turun kembali. Dalam hal ini, untuk mengatasi inflasi tidak hanya dibutuhkan peran pemerintah tapi juga masyarakat secara luas untuk berpartisipasi membantu ekonomi bangsa dan negara Indonesia.

Dengan adanya inflasi berdampak pula pada kegiatan masyarakat lainnya. Misalkan dalam kegiatan menabung. Masyarakat semakin enggan untuk menabung dan membuka tabungan di bank. Karena nilai uang yang mereka simpan di bank nantinya akan terus menyusut. Mereka akan lebih memilih untuk melihat peluang investasi yang potensial. Dengan investasi yang mereka lakukan diharapkan nilai uang tidak akan menyusut tajam karena mereka mendapatkan keuntungan dari investasi itu.

Inflasi di Indonesia disebut-sebut sebagai inflasi tertinggi di tahun ini. Hal tersebut tak terlepas dari banyaknya bencana dan wabah pandemik covid19 yang belum berakhir. Kondisi ekonomi masyarakat semakin memprihatinkan walaupun pemerintah telah memberikan stimulus dengan berbagai macam bantuan. Seperti bantuan langsung tunai, bantuan covid19, bantuan modal usaha untuk usaha kecil dan menengah, bantuan Prakerja, bantuan Kartu Indonesia Sehat, dll.

Laju inflasi di tanah air akan terus berlangsung tinggi jika pemerintah dan masyarakat tidak mengambil tindakan untuk mencegahnya. Ketika dampak inflasi itu terjadi secara perlahan-lahan maka pemerintah harus terus mengendalikan agar inflasi tidak semakin merajalela. Semua masyarakat Indonesia berharap inflasi dapat terkendali. Sebab dampak inflasi sangat dirasakan berat bagi masyarakat kecil. Mereka yang hidupnya miskin akan bertambah miskin.

5 / 5. 778