Rumus Cara Menghitung Bunga Deposito 2021

Cara menghitung bunga deposito perlu kamu ketahui sebelum memulai investasi deposito. Deposito adalah produk keuangan yang sifatnya investasi yang disediakan lembaga bank swasta maupun pemerintah. Seiring dengan berdirinya bank syariah maka muncul pula deposito syariah yakni deposito yang sesuai dengan kaidah dan norma Islam serta terhindar dari hal yang haram.

Orang yang memutuskan menyimpan uangnya dalam deposito ada beberapa akibat yang ditimbulkannya. Salah satunya ia tidak dapat menarik dana kapanpun dan dimanapun kecuali sudah jatuh tempo. Inilah yang membedakan dengan simpanan dalam bentuk tabungan di bank. Tabungan bank dapat diambil sewaktu-waktu. Sedangkan deposito tidak bisa dicairkan kecuali jatuh tempo.

Untuk kamu yang mau investasi deposito perlu memikirkan kekurangan ini. Kamu tak bisa mengambil uang pokok deposito kamu dalam periode tertentu. Bagi nasabah itu mungkin sebuah kekurangan. Kekurangan itu ditutupi dengan imbalan adanya suku bunga deposito yang bunganya lebih besar dari suku bunga tabungan bank.

Apa itu Deposito dan Apa itu Tabungan?

Cara Menghitung Bunga Deposito - Perbedaan

Sebelum memahami cara mengitung bunga deposito, kamu harus bisa mengetahui perbedaan antara deposito dan tabungan di bank sangat jelas. Apalagi bagi mereka yang sudah mempunyai deposito dan tabungan di bank. Perbedaan yang mencolok dari segi fleksibilitas. Tabungan sangat fleksibel dari penarikan dana. Sedangkan deposito tak bisa ditarik dana tanpa waktunya kecuali sudah jatuh tempo.

Cara menghitung bunga deposito cukup mudah, misalkan kamu investasi deposito sebesar Rp 50 juta pada tanggal 1 Maret 2021. Kemudian kamu memilih deposito dalam jangka waktu satu bulan. Pada tanggal 1 April 2021, deposito kamu sudah jatuh tempo dan bisa diambil seluruh uang pokok deposito beserta bunga deposito. Kalau tidak diambil biasanya bank melakukan perpanjangan secara otomatis.

Untuk mereka yang memilih investasi deposito yang aman perlu membekali diri dengan kemampuan cara menghitung bunga deposito. Caranya sangat mudah dengan beberapa rumus yang menjadi patokan. Panduan cara menghitung bunga deposito akan dijelaskan pada akhir artikel ini. Sebelum membahas cara menghitung bunga deposito maka kita bahas dulu kelebihan dan syarat untuk melakukan deposito.

Kelebihan Deposito

Cara Menghitung Bunga Deposito - Kelebihan

Deposito adalah sarana instrumen investasi yang cukup menguntungkan. Tingkatannya lebih tinggi dari tabungan di bank. Tabungan di bank bunganya sangat rendah. Sedangkan deposito, suku bunga lebih besar dari tabungan di bank. Sehingga deposito adalah alternatif mengamankan uang sekaligus investasi.

Yang unik dari deposito adalah uang yang berada di dalam deposito lebih aman ketimbang uang dalam tabungan. Uang di tabungan cenderung lebih cepat habis karena sering ditarik. Sedangkan uang dalam bentuk deposito lebih aman dan terjamin sebab seseorang tak bisa mengambil uangnya sewaktu-waktu. Dengan mempunyai uang dalam bentuk simpanan deposito berarti kamu sedang belajar mengelola keuangan secara baik.

Deposito merupakan salah satu jenis investasi. Jenis investasi ini bisa disejajarkan dengan investasi saham, investasi tanah, investasi properti, emas, obligasi, reksadana, dan bisnis. Bahkan dari hasil investasi deposito bisa ditambahkan lagi pada uang pokok sampai terus bertambah setiap bulan atau tahunnya.

Berbicara mengenai cara menghitung bunga deposito beserta resiko kerugian, investasi deposito dikenal investasi yang anti rugi. Kerugian deposito nol persen. Tak ada kerugian dalam investasi deposito. Yang ada hanyalah keuntungan dan keuntungan yang berasal dari bunga deposito yang besarannya bervariasi. Hal tersebut berbeda dengan investasi saham yang sangat tinggi tingkat kerugiannya.

Syarat Deposito

Cara Menghitung Bunga Deposito - Syarat

Untuk mengambil investasi diperlukan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satunya yang paling utama adalah memberikan setoran dana deposito yang minimal sebesar Rp 10 juta. Hal tersebut berbeda-beda tergantung kebijakan bank. Sebab ada bank yang memberikan syarat deposito adalah minimal setoran sebesar Rp 20 juta, Rp 5 juta atau Rp 7 juta.

Jangka Waktu Deposito

Cara Menghitung Bunga Deposito - Jangka Waktu

Untuk kamu yang mau deposito, ada beberapa hal yang perlu dipikirkan. Seperti besaran minimal uang yang akan didepositokan pastikan kamu sudah mempunyainya. Kemudian memilih jangka waktu deposito disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan. Contohnya kamu bisa mengambil jangka waktu satu tahun, dua tahun, enam bulan, tiga bulan atau satu bulan.

Untuk mendapatkan keuntungan lebih besar, seorang investor dapat memilih jangka waktu terlama. Semakin lama jangka waktu investasi deposito maka semakin besar keuntungan dan suku bunga yang akan didapatkan dari investasi deposito. Bagi kamu yang masih mempunyai banyak keperluan keuangan, kamu bisa memilih jangka waktu terpendek seperti satu bulan.

Sebetulnya investasi deposito tak menjamin seratus persen aman. Apalagi kamu investasi deposito dalam jumlah nominal uang sangat besar. Misalkan lebih dari dua milyar rupiah. Karena investasi deposito dengan uang melebihi Rp 2 milyar tidak dijamin keamanannya oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Deposito dengan uang dibawah Rp 2 miliar akan dapat jaminan dari LPS.

Jenis Deposito

Cara Menghitung Bunga Deposito - Jenis

Deposito yang ada di dunia ini sangat beragam. Namun yang paling populer adalah dua jenis deposito yakni sertifikat deposito dan deposito berjangka. Deposito berjangka adalah investasi deposito yang hanya dapat ditarik uang deposito oleh nama nasabah sendiri atau tak dapat diwakilkan kepada siapapun dan tak dapat dipindahtangankan.

Untuk sertifikat deposito adalah bukti investasi deposito yang dapat diperjualbelikan, dipindahtangankan dan dicairkan sewaktu-waktu oleh siapapun asalkan memegang sertifikat deposito. Oleh sebab itu, sangat rawan dan mesti hati-hati jika seseorang mempunyai Sertifikat Deposito. Kamu bisa menyimpannya di rumah pada brankas supaya tak hilang atau dicuri orang.

Cara Menghitung Bunga Deposito

Cara Menghitung Bunga Deposito

Setelah kamu merencanakan atau telah melakukan deposito maka kamu dapat menggunakan teknik cara menghitung bunga deposito yang kamu dapatkan. Supaya kamu dapat mengetahui besaran keuntungan kamu dari hal deposito dan memilih jenis deposito terbaik yang memberikan hasil yang maksimal.

Sebagai patokan, apabila kamu menanamkan uang lebih besar pada deposito maka bunga deposito pun akan jauh lebih besar. Inilah yang menjadi pedoman semakin banyak uang seseorang maka semakin besar keuntungan yang ia dapatkan dari investasi deposito. Besaran bunga deposito akan kamu dapatkan yang kemudian dipotong pajak deposito.

Cara menghitung bunga deposito dimulai dari mengetahui besaran uang yang didepositokan. Misalkan kamu investasi deposito sebesar Rp 5 juta.

Rumusnya adalah keuntungan bunga deposito = Rp 5 juta dikali 7,5 persen x 3 dibagi 12 sama dengan Rp 93.750. Jadi bunga deposito kamu sebesar Rp 93750 untuk per tiga bulan

Cara menghitung bunga deposito ini terasa rumit. Namun jika kamu mampu mempelajari lebih dalam akan sangat mudah. Yang kelak akan berguna dalam pengelolaan keuangan kamu sendiri. Pilihan investasi sangat banyak. Kamu dapat mengambil deposito untuk mengamankan uang dari laju inflasi. Mengingat perhitungan inflasi di tahun 2021 diprediksi sangat tinggi. Kamu bisa memilih deposito dengan jangka waktu sesuai kebutuhan.

Bagi seorang pemula bisa memulai investasi deposito dengan modal kecil. Seiring bertambah waktu dan bertambah uang maka ia menambahkannya pada investasi deposito pokok. Selanjutnya keuntungan besar dari investasi deposito bisa kamu dapatkan.

Sama seperti pesan Warren Buffet untuk tidak menyimpan telur dalam wadah sama. Maka kamu perlu investasi dengan bervariasi. Selain investasi bisnis, rumah, tanah, saham, reksadana, dan emas maka kamu bisa menambahkan dengan investasi deposito yang dinilai lebih aman dan mapan.

Itulah cara menghitung bunga deposito dan pendapatan bunga. Dengan rumus ini kamu bisa mengetahui besaran keuntungan yang dapat kamu peroleh ketika investasi deposito dalam nominal uang tertentu.

5 / 5. 771

Baca Juga  Pengertian Tabungan dan 7 Jenis Rekomendasi Tabungan