Apa Itu Inflasi? Penyebab dan Pengaruh Inflasi di Indonesia 2021

Apa itu inflasi? Pertanyaan ini umumnya sering dilontarkan oleh orang awam terhadap pengertian inflasi yang belum dapat dipahaminya secara baik. Inflasi adalah kondisi yang kamu alami saat ini yakni situasi yang harga-harga barang kebutuhan pokok dan sekunder mengalami kenaikan. Kenaikan yang bervariasi dan menyebar ke barang kebutuhan utama lainnya.

Selama ini, kamu pastinya merasakan harga-harga barang dan jasa yang terus mengalami kenaikan secara perlahan-lahan. Namun kamu merasakan hal itu sudah biasa dan normal terjadi. Pada dasarnya kenaikan harga barang sangat tak normal dan dapat memicu kenaikan harga barang yang lain sehingga dapat merusak kondisi ekonomi masyarakat secara meluas.

Di Indonesia sendiri ada sejumlah barang kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan secara cepat pada waktu-waktu tertentu. Biasanya terjadi pada waktu bulan Ramadhan dan idul fitri akibat permintaan yang tinggi. Itulah salah satu pengertian inflasi yakni kenaikan harga barang kebutuhan terutama kebutuhan pokok yang pastinya berdampak pada kehidupan masyarakat yang semakin tercekik.

Banyak orang yang bertanya-tanya mengapa bisa terjadi inflasi yang terus berkepanjangan di Indonesia padahal pemerintah terus menekan laju inflasi. Hal tersebut berkaitan dengan permintaan yang sangat tinggi dari masyarakat terhadap produk tersebut. Contohnya telur ayam. Hari kemarin harga telur ayam sekitar Rp 6500 per 250 gram. Namun hari ini harganya mencapai Rp 8500 per 250 gram. Kenaikan harga telur ayam sebesar Rp 2000 dalam satu hari. Ini pula yang dinamakan apa itu inflasi.

Penyebab Inflasi

Apa Itu Inflasi - Penyebab

Bagi kamu yang ingin tahu apa itu inflasi? Berikut ini beberapa faktor yang memicu terjadinya laju inflasi di suatu negara, antara lain:

  1. Distribusi barang yang tak lancar sehingga membebankan ongkos distribusi tambahan
  2. Permintaan yang sangat tinggi dari masyarakat terhadap produk
  3. Barang yang tersedia dalam jumlah terbatas

Dengan adanya laju tingkat inflasi yang tinggi sebenarnya menguntungkan bagi pengusaha untuk memproduksi barang lebih banyak lagi. Penjualan semakin meningkat pesat dengan dibarengi harga yang bersaing. Namun bagi masyarakat luas, dampak inflasi sangat menyakitkan mereka. Daya beli mereka menjadi turun dalam sekejap.

Apa Itu Inflasi

Apa Itu Inflasi

Apa itu inflasi menjadi pertanyaan kritis yang mana setiap orang akan merasakan dampaknya. Dampak inflasi adalah kenaikan harga barang dan menurunnya daya beli masyarakat serta menurunnya devisa negara. Dengan adanya inflasi akan membuat masyarakat ogah untuk membuka tabungan di bank.

Selain itu, dengan adanya laju inflasi yang tinggi akan membuat orang enggan untuk melakukan investasi deposito. Karena bunga deposito yang didapatkan tidak setara dengan kenaikan harga-harga barang konsumsi sehari-hari. Disamping itu, dikenakan pajak deposito dan nilai mata uang semakin mengecil. Hal itu berlaku juga bagi investasi yang lain.

Definisi apa itu inflasi terdiri-dari empat kategori yakni inflasi hiperinflasi, inflasi berat, inflasi sedang sampai inflasi sangat ringan. Negara Indonesia saat ini memiliki tingkat laju inflasi sedang dikisaran 1 persen lebih pertahun. Namun kalau dibiarkan berlarut-larut bisa berubah ke tingkat inflasi yang berat dikisaran 30 persen lebih setiap tahun.

Contoh Inflasi

Apa Itu Inflasi - Contoh

Apa itu inflasi akan sulit tergambarkan kecuali diberikan contohnya. Contoh inflasi paling nyata ada sekeliling kamu terutama terhadap kenaikan barang konsumsi sehari-hari. Misalkan telur, dan kopi. Penggemar telur adalah setiap orang di dalam rumah tangga. Telur menjadi kebutuhan pokok yang wajib ada di dapur.

Harga telur menjadi patokan tingkat laju inflasi. Harga telur tak pernah turun. Bahkan cenderung terus mengalami peningkatan harga dari waktu ke waktu. Apalagi saat bulan Ramadhan dan hari raya idul fithri, harga telur melambung tinggi seiring permintaan yang sangat besar dari masyarakat.

Contoh lain dari inflasi yang nyata di sekitar kamu adalah kopi. Untuk menikmati kopi pada tahun dahulu cukup merogoh kocek sebesar Rp 1000. Namun saat ini untuk menikmati minuman kopi tidak cukup hanya dengan uang Rp 1000. Harga kopi mengalami kenaikan. Untuk kopi sachet sebesar Rp 1500. Sedangkan kopi berupa minuman sampai Rp 5000 hingga Rp 50 ribu. Kenaikan harga kopi pertahun sebesar sepuluh persen.

Pengaruh Inflasi

Apa Itu Inflasi - Pengaruh

Apa itu inflasi menjadi sebuah pertanyaan yang sangat ditakutkan orang. Dengan inflasi yang tinggi akan membuat daya beli setiap orang menurun. Berbagai harga semua barang dan jasa mengalami kenaikan dan membuat masyarakat sengsara. Itulah yang dinamakan apa itu inflasi.

Dampak inflasi pada suatu negara akan menyebar luas sampai ke segala segi kehidupan manusia. Seperti mempengaruhi sektor properti. Harga material dan bahan baku rumah mengalami kenaikan yang merembet ke harga rumah mengalami kenaikan hingga upah buruh bangunan.

Pengaruh inflasi akan merugikan banyak orang. Yang asalnya gajinya mencukupi kebutuhan keluarga menjadi gaji tak cukup lagi. Dengan uang seratus ribu rupiah hanya bisa membeli beberapa macam barang. Bagi mereka gajinya yang tetap akan mengganggu ekonominya.

Contoh akibat inflasi adalah kalangan milenial akan sukar sekali membeli rumah secara kredit apalagi membeli rumah tunai. Harga rumah sekarang ini sudah sangat tinggi, apalagi di tahun mendatang. Kenaikan properti bisa mencapai seratus persen dan akibatnya banyak orang yang tak memiliki rumah sekarang ini. Mereka hanya bisa sewa rumah. Kenyataan ini sudah marak saat sekarang baik di kota maupun pedesaan terpencil.

Inflasi Di Indonesia

Apa Itu Inflasi di Indonesia

Negara Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang tidak bisa lepas dari yang namanya laju inflasi. Pemerintah tidak tinggal diam dalam menekan laju inflasi. Berbagai cara dilakukannya. Misalkan dengan cara mengekspor sapi dari Australia untuk menurunkan harga daging sapi.

Untuk mengontrol laju inflasi, pemerintah Indonesia hendaknya dalam setiap keputusan berpatokan pada menekan laju inflasi. Sebab laju inflasi yang sangat tinggi akan berbahaya sekali bagi perekonomian masyarakat, bangsa dan negara. Misalkan pencabutan subsidi pada sektor pupuk atau bahan bakar minyak perlu dikaji ulang. Sebab naiknya harga barang-barang itu dapat memacu kenaikan harga pada barang lainnya seperti kenaikan harga beras, biaya transport dan lain sebagainya.

Apa itu inflasi seharusnya pemerintah bisa menjawab pertanyaan itu. Inflasi akan selalu ada dan tugas pemerintah adalah menekan laju inflasi agar harga barang dan jasa bisa tetap terjangkau dan daya beli masyarakat tetap tinggi.

Kondisi perekonomian negara dan masyarakat Indonesia masih tidak menentu. Suatu saat sangat mungkin terjadi tingkat laju inflasi yang tinggi. Kamu dapat mempersiapkan diri supaya dapat keluar dengan aman dari laju inflasi. Cara untuk mengatasi inflasi adalah dengan mendukung pengusaha-pengusaha kecil lewat program Peer to peer (P2P) Lending.

Dengan adanya program Peer to Peer akan membuat perekonomian berjalan baik. Tingkat inflasi yang tinggi akan stabil. Sebab pengusaha akan berusaha meningkatkan produksi barangnya dengan adanya pinjaman. Harga barang pun akan semakin turun dengan adanya persaingan. Dan masyarakat pun akan dibuat senang dengan adanya bagi hasil dari pinjaman uangnya pada usaha kecil dan menengah (UMKM).

Semoga dengan mengetahui apa itu inflasi, kamu bisa mempersiapkan diri pada waktu inflasi sedang dan berat sedang melanda Indonesia. Bersikap tenang pada saat inflasi sangat penting dan tugas pemerintah untuk menghentikan laju inflasi yang sekarang ini semakin tinggi setiap tahunnya.

5 / 5. 857

Baca Juga  Dampak Inflasi dan Penyebabnya di Indonesia 2021