Apa itu Fintech

Apa itu Fintech? Kenali Berdasarkan 6 Fintech di Indonesia

Fintech adalah singkatan dari Financial Technology. Lalu apa itu Fintech beserta contohnya? Lebih ringkasnya, Fintech adalah salah satu jenis perusahaan yang ada di bidang jasa keuangan yang digabungkan dengan teknologi. Dan contoh Fintech adalah seperti GoPay, Doku, dan lain-lainnya.

Perusahaan Fintech di Indonesia sendiri sudah cukup banyak, dan rata-rata dari perusahaan tersebut telah berkembang dan menjadi populer di kalangan masyarakat. Masing-masing perusahaan di bidang ini yang ada di Indonesia memiliki jenis Fintech yang berbeda-beda. Satu fakta lagi yang harus dibicarakan adalah, di Indonesia juga terdapat Fintech Syariah yang sama sekali tidak mengenal adanya bunga, tapi sebagai gantinya mereka menggantinya menjadi sistem bagi hasil dengan tenor yang sudah disepakati.

Apa itu Fintech? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Apa itu Fintech

Setelah membaca sampai sini, pasti masih banyak yang tetap merasa bingung dengan apa itu Fintech yang sesungguhnya alias apa itu Fintech menurut kaum yang masih awam dengan dunia jasa keuangan ataupun finansial. Disini, saya akan membahasnya dengan bahasa yang mudah dimengerti bagi orang-orang yang baru saja ingin mempelajari apa itu Fintech.

Langkah pertama mengenal apa itu Fintech beserta jenis-jenis Fintech di Indonesia

Apa itu Fintech - Langkah Pertama Mengenal Fintech

Sebuah Fintech pada dasarnya mempunyai banyak layanan dan produk yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Untuk mengupas lebih dalam lagi mengenai apa itu Fintech, kenali terlebih dahulu macam-macam jenisnya. Menurut kebijakan Bank Indonesia, jenis Fintech terbagi menjadi 4, yaitu:

  1. Peer-to-peer (P2P) Lending dan Crowd funding

Apa itu Fintech - Peer-to-peer (P2P) Lending dan Crowd funding

Jenis yang satu ini dapat dikatakan sebagai marketplace finansial. Fintech Peer-to-peer (P2P) Lending dan Crowd funding mampu mempertemukan pihak-pihak yang sedang membutuhkan dana dengan pihak-pihak yang dapat memberikan dana sebagai investasi ataupun modal. Mekanisme transaksi ini biasanya dilakukan melalui sistem yang telah disediakan oleh penyelenggara Fintech Peer-to-peer (P2P) Lending danCrowdfunding, baik itu menggunakan aplikasi atau halaman website. Contohnya adalah: PT Amartha Mikro Fintek.

  1. Manajemen Risiko Investasi

Apa itu Fintech - Manajemen Risiko Investasi

Untuk jenis manajemen risiko investasi berguna sebagai tempat pemantauan kondisi keuangan kamu dan dapat juga digunakan untuk merencanakan keuangan dengan lebih mudah dan fleksibel. Jenis yang satu ini biasanya dapat kamu akses via smartphone. Contoh Fintech yang memakai jenis ini adalah Bareksa, Cekpremi, dan lain sebagainya.

  1. Payment, Clearing, dan Settlement

Apa itu Fintech - Payment Clearing dan Settlement

Jenis ini biasanya kita temukan dari beberapa perusahaan rintisan atau bahasa modernnya adalah startupyang ada di bidang finansial yang menyediakan e-wallet. Contohnya seperti Kartuku, Doku, iPaymu, dan lain sebagainya.

  1. Market Aggregator

Apa itu Fintech - Market Aggregator

Biasanya, Fintech dengan jenis yang satu ini berisikan berbagai informasi, tips keuangan, kartu kredit, dan investasi, karena jenis ini mengacu pada portal yang mengumpulkan berbagai informasi mengenai keuangan untuk disuguhkan ke target pengguna. Contohnya adalah: Duitpintar.com, KreditGogo, Tunaiku, dan lain-lainnya.

Dengan mempelajari 4 jenis tersebut, kamu pasti akan bisa lebih memahami apa itu Fintech. Fakta lain tentang Fintech di Indonesia adalah penerapannya harus tertera dalam beberapa regulasi resmi dari pemerintah Bank Indonesia. Regulasi atau peraturan ini dibuat agar para penyedia sekaligus pengguna Fintech dapat melakukan macam-macam aktivitas. Dan tidak ada rasa khawatir, jadi hanya rasa aman dan nyaman.

Langkah Kedua Mengenal Fintech Berdasarkan Perusahaan Fintech di Indonesia

Apa itu Fintech - Langkah Kedua Mengenal Fintech

Pertumbuhan jumlah startup Fintech di Indonesia sangatlah pesat, hal ini bisa dilihat dari maraknya situs-situs online yang mempunyai visi dan misi berbeda-beda.

Tujuan orang-orang mendirikan perusahaan di bidang ini adalah untuk mempermudah masyarakat mengakses macam-macam produk keuangan, mempermudah transaksi keuangan, dan juga untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang literasi keuangan itu sendiri.

Lalu bagaimana caranya supaya saya bisa lebih tahu lagi tentang apa itu Fintech lewat perusahaan-perusahaan ini? Mungkin itu adalah pertanyaan yang sedang bersarang di pikiran kamu sekarang. Jawabannya adalah kamu pasti akan mengetahui lebih jelas lagi tentang apa itu Fintech dengan melihat macam-macam perusahaannya yang sebagian dari itu ada yang dikenali oleh banyak orang.

Berikut macam-macam perusahaan Fintech di Indonesia yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK):

  1. Modalku

Apa itu Fintech - Modalku

Situs Modalku berdiri sejak Januari 2016 dan mereka mengambil peran sebagai perantara bertemunya pihak investor dengan pelaku usaha. Modalku memberikan kesepakatan bagi pelaku UKM atau bisnis usaha kecil dengan pihak Modalku yang berupa jika dalam waktu yang sudah ditentukan pelaku UKM sudah mendapatkan modal dari situs ini, pihak Modalku akan menarik komisi yang sebesar 3 sampai 4 persen.

  1. Cekaja

Apa itu Fintech - Cekaja

Situs Cekaja telah berdiri sejak tahun 2013. Cekaja memberikan informasi seputar layanan finansial yang mencakup tentang asuransi, kredit, dan berbagai jenis investasi lainnya. Situs ini memberikan pelayanan konsultasi gratis via live chat ataupun call center. Untuk mengakses informasi yang ada di situs ini, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya apapun.

  1. Doku

Apa itu Fintech - Doku

Doku adalah salah satu sistem pembayaran yang dilakukan secara online. Perusahaan ini telah didirikan sejak tahun 2007. Doku memiliki beragam macam produk, yaitu:

  • Doku wallet yang memiliki layanan untuk menyimpan uang secara digital.
  • Doku My Shopping Cart yang berperan sebagai situs belanja online.
  • Doku Enterprise sebagai sistem pembayaran yang berskala besar.
  1. Ammana

Apa itu Fintech - Ammana

Untuk perusahaan yang satu ini cukup berbeda dengan perusahaan-perusahaan lainnya, karena Ammana diklaim sebagai Fintech Syariah. Seperti yang telah kamu ketahui, Fintech Syariah tidak mengambil bunga sama sekali, begitupun juga dengan perusahaan Ammana yang satu ini. Ammana beroperasi sejak Maret 2018 dan memberikan modal mulai dari Rp. 500.000 hingga Rp. 2.000.000.000 alias 2 miliar.

  1. Bareksa

Apa itu Fintech - Bareksa

Perusahaan dari situs Bareksa ini berdiri sejak tahun 2013, mereka bergerak sebagai market place untuk melakukan proses jual beli sebuah produk finansial reksa dana yang dilakukan secara online. Produk yang ditawarkan tercatat ada 90 produk reksa dana.

  1. GoPay

Apa itu Fintech - Gopay

Perusahaan satu ini mungkin dan kemungkinan besar adalah perusahaan yang paling dikenali oleh kaum awam. Untuk sekarang, GoPay memang hanya bisa diakses lewat aplikasi Gojek, tapi ada kemungkinan bahwa ke depannya GoPay dapat diakses dari luar produk Gojek (mungkin akan mirip dan di fungsikan seperti Paypal). Perusahaan yang satu ini juga yang paling memungkinkan menjadi jawaban untuk lebih memahami apa itu Fintech, karena kamu akhirnya sudah mengetahui perusahaan di bidang ini contohnya seperti apa.

Selain 6 perusahaan yang di atas, sebenarnya masih ada banyak lagi perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang ini yang ada di Indonesia, tapi keenam perusahaan yang telah disebutkan itu merupakan perusahaan-perusahaan yang paling dikenali oleh banyak orang sehingga itu memudahkan kaum awam yang ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang apa itu Fintech.

Sebenarnya arti Fintech sendiri tidaklah susah untuk dipahami, hanya saja terkadang aturan bahasa yang digunakannyalah yang membuat kita bingung. Sampai sini kamu sudah lebih memahami apa itu Fintech bukan? Jadi pertanyaan apa itu Fintech sudah bisa kamu hilangkan dari pikiranmu karena kamu sudah menemukan jawabannya dari sini.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 980

No votes so far! Be the first to rate this post.

Scroll to Top