Apa Itu Bitcoin

Apa Itu Bitcoin? Mari Belajar Bitcoin di 2021!

Apa itu Bitcoin? Bitcoin kata yang belakangan mulai dikenal oleh masyarakat luas, termasuk masyarakat Indonesia. Namun, mungkin masih ada sebagian orang yang belum memahami betul apa itu bitcoin. Terlebih bagi para awam di bidang investasi. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas seputar apa itu bitcoin beserta hal lain yang terkait dengannya.

Apa itu Bitcoin?

Apa Itu Bitcoin

Bitcoin merupakan mata uang digital yang dibuat pada tahun 2009. Mata uang ini dibuat oleh seorang anonim dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Pengendalian mata uang ini diatur oleh perangkat lunak dengan sistem yang terbuka. Oleh sebab itu, pengembangan terhadap bitcoin mungkin dilakukan oleh siapa saja.

Layaknya mata uang lain, bitcoin juga dapat digunakan sebagai alat transaksi. Namun, transaksi yang berlangsung tidak memerlukan pihak ketiga, seperti bank, sebagai perantaranya. Selain itu, bertransaksi dengan bitcoin juga tidak dikenakan biaya dan tidak diharuskan menggunakan identitas asli penggunanya.

Hal menarik lainnya untuk mengenal apa itu bitcoin ialah penawaran akan transaksi internasional yang mudah dan murah. Penawaran itu bisa terwujud karena bitcoin tidak terikat dengan negara manapun. Hal tersebut menjadi hal unik sekaligus persoalan bagi bitcoin sebab banyak negara yang belum mengizinkan penggunaannya sebagai alat pembayaran.

Walaupun demikian, mata uang digital ini tetap bisa menjadi idola di kalangan investor. Bitcoin telah menjadi aset cryptocurrencyyang paling banyak diperdagangkan. Pada awal tahun lalu, yakni 2020, harga bitcoin berada pada kisaran 90 juta rupiah. Sementara di akhir tahun 2020 harganya melonjak naik hingga hampir mencapai 400 juta rupiah per koinnya. Hal ini tentu akan menggiurkan bagi para investor. Selain itu, hal ini juga akan membuat banyak orang yang mendengar kabar mengenai keuntungan bitcoin menjadi ikut tergiur dan berusaha mencari tahu apa itu bitcoin.

Karena kepopulerannya ini, jika para investor ulung ditanya apa itu bitcoin mungkin mereka akan segera menjawab bahwa bitcoin adalah The King of Cryptocurrency. Kebanyakan dari mereka sengaja membeli bitcoin sebagai investasi dengan harapan nilainya akan naik dan memberikan keuntungan tinggi. Sebagian lagi menggunakannya untuk usaha kecil karena tidak ada biaya kartu kredit,

Oleh sebab itu, dapat disimpulkan jika ada pertanyaan apa itu bitcoin maka dapat dijawab bahwa bitcoin adalah mata uang digital yang dijadikan sebagai salah satu bentuk investasi atau aset crypto currency yang belakangan populer di kalangan investor. Biasanya mereka yang investasi bitcoin akan membelinya ketika harganya rendah lalu menjualnya dengan harga tinggi. Bayangan keuntungan tersebutlah yang menjadi daya tarik bitcoin bagi mereka.

Penjelasan Mengenai Investasi Bitcoin

Apa Itu Bitcoin - Penjelasan Investasi Bitcoin

Setelah mengetahui apa itu bitcoin, apakah Anda menjadi tertarik untuk berinvestasi mulai sekarang? Bagi yang berminat untuk mulai menggunakan bitcoin maka hal pertama yang harus dilakukan ialah memasang wallet bitcoin pada gadget, baik komputer atau ponsel. Setelahnya, secara otomatis alamat bitcoin Anda pun telah dibuat. Alamat inilah yang dapat diinformasikan kepada orang lain agar proses transaksi dapat terjadi antara Anda dan pihak lain.

3 Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Investasi Bitcoin

Apa Itu Bitcoin - 3 hal investasi bitcoin

Selain mengetahui pengertian apa itu bitcoin, masih ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum melakukan investasi bitcoin.

  • Pertama, seperti yang sudah disinggung sebelumnya, transaksi ini tanpa perantara dengan menggunakan sistem peer to peer (P2P). Semua transaksi akan dicatat dan diverifikasi melalui sebuah jaringan yang kemudian tersimpan dalam data bersama milik publik yang disebut blockchain.

Dengan adanya pencatatan, jumlah uang yang dimiliki pun bisa dihitung oleh wallet bitcoin lalu disimpan secara rahasia yang disebut seed. Kegunaannya ialah untuk menandatangani transaksi yang terjadi dan memberikan bukti kepemilikan terhadapnya. Penandatangan juga berguna untuk mencegah pengubahan transaksi yang telah diterbitkan. Konfirmasi dan penerbitan transaksi hanya membutuhkan waktu 10-20 menit melalui suatu proses yang disebut dengan pertambangan.

  • Kedua, dasar penjualan bitcoin tidaklah jelas karena nilai harga bitcoin fluktuasinya sangat bergantung terhadap penawaran dan permintaan dari para penggunanya.

Artinya, bila suatu hari peminat bitcoin menurun maka bitcoin Anda pun tidak memiliki harga sama sekali. Hal ini berbeda dengan komoditi atau saham yang tetap bernilai meski permintaannya sedang menurun.

  • Ketiga, tidak seperti penjelasan apa itu bitcoin yang mudah dipahami, perlu diketahui bahwa investasi bitcoin bukanlah hal yang mudah. Layaknya investasi lainnya, untuk berinvestasi langsung di dunia trading, kemampuan menyusun strategi dan analisis situasi sangat diperlukan. Jika tidak maka bukan tidak mungkin kerugianlah yang akan didapatkan. Makanya, kemampuan ini dapat meminimalisasi kerugian dan memaksimalkan keuntungan bagi investor.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, belum semua negara yang memperbolehkan penggunaan bitcoin sebagai alat pembayaran, salah satunya Indonesia. Alasannya, menurut Bank Indonesia (BI), alat pembayaran yang sah di Indonesia hanya rupiah saja. Hal ini juga membuat BI menetapkan peraturan bahwa Financial Technology(Fintech) yang ada di Indonesia dilarang melakukan kegiatan pembayaran dengan sistem mata uang digital selain yang diterbitkan oleh pihak perbankan. Selain BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun tidak mengakui bitcoin sebagai alat pembayaran di Indonesia.

Oleh karena itu, kepemilikan bitcoin akan sangat berisiko karena berbagai alasan yang berdasar. Alasan tersebut di antaranya disebabkan tidak adanya otoritas yang memayungi kegiatan ini sehingga tidak ada penanggung jawab, administrator yang tidak resmi, tidak memiliki underlying assetyang mendasari harganya, dan nilai yang sangat fluktuatif. Bitcoin juga akan rentan pada tindakan kriminal, seperti pencucian uang.

Mungkin ada sebagian orang yang juga membutuhkan informasi soal apa itu Fintech selain keinginan tahu tentang apa itu bitcoin. Dengan alasan itu, maka setelah mengetahui apa itu bitcoin dan perihal investasinya, selanjutnya perlu diketahui pula soal Fintech yang juga memanfaatkan teknologi untuk sistem transaksinya.

Bitcoin dan Fintech

Apa Itu Bitcoin - Bitcoin dan Fintech

Apa itu bitcoin? Bitcoin adalah mata uang digital yang memanfaatkan media teknologi. Lalu apa itu Fintech? Fintech yang juga memanfaatkan kecanggihan teknologi? Fintech merupakan singkatan dari Financial Technology. Fintech adalah terobosan baru di bidang transaksi keuangan. Dikatakan demikian sebab Fintech memanfaatkan kecanggihan teknologi sehingga memudahkan sistem keuangan. Dengan penggunaan Fintech, pembayaran tidak lagi harus dilakukan dengan bertatap muka ataupun membawa uang secara konkret. Akan tetapi, pembayaran dapat dilakukan melalui transaksi jarak jauh dengan kecepatan yang juga tak perlu diragukan lagi.

Karena sudah mendapatkan izin dari BI, Fintech pun mampu mengembangkan jangkauannya ke berbagai sektor usaha lainnya, seperti pendidikan hingga manajemen investasi. Keefektifan dan keefisiennya menjadi modalitas bagi Fintech untuk mendapatkan kepercayaan dari berbagai kalangan masyarakat. Apalagi Fintech juga memungkinkan untuk penggunanya membayar berbagai tagihan bulanan yang terkait dengan kebutuhan hidup hanya dengan menggunakan aplikasi di smartphone. Dengan demikian, pertanyaan apa itu Fintech telah terjawab bahwa Fintech adalah inovasi baru di bidang keuangan yang memberikan efektivitas dan efisiensi pada penggunanya.

Demi mengimbangi perkembangan jasa keuangan perbankan di Indonesia, Fintech pun berinovasi dengan menciptakan produk Fintech syariah. Produk ini tercipta berkat dorongan dari keadaan kependudukan di Indonesia yang mayoritas Muslim. Adapun kegiatan bisnis dari produk ini juga akan berbasis pada prinsip-prinsip hukum Islam, sehingga akan ditemukan perbedaannya dengan Fintech konvensional.

Perbedaan antara keduanya paling terlihat pada penerapan bunganya. Seperti perbankan syariah, Fintech syariah juga tidak menetapkan pengenaan bunga pada peminjamnya sehingga bentuknya lebih mirip dengan kerja sama antara perusahaan Fintech dengan peminjamnya, melainkan akan ada pembagian hasil yang telah disepakati. Hal ini menjadi inovasi baru yang akan membuat masyarakat memanfaatkan Fintech syariah untuk transaksi keuangannya.

Seiring berjalannya waktu, banyak hal yang akan terus mengalami perkembangan dan pembaharuan yang tujuannya mampu memudahkan banyak orang. Selain kemudahan, penghasilan yang tinggi juga menjadi impian banyak orang. Untuk mendapatkan keduanya, salah satu hal yang dapat dilakukan ialah dengan menggunakan bitcoin. Dengan penjelasan tentang apa itu bitcoin, maka Anda dapat mulai mempertimbangkan harga bitcoin untuk memulai berinvestasi.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 994

No votes so far! Be the first to rate this post.

Scroll to Top